Followers

Friday, 28 September 2012

APA ITU YANG DIMAKSUDKAN DENGAN FOTOGRAFI

Menurut asal kata, Fotografi atau Photography berasal dari Photos : Cahaya dan Graphos : Menulis. Secara singkat Fotografi bermaksud “Menulis/Melukis dengan cahaya”. Kenapa diakatakan demikian? Pengertian secara mudahnya adalah semua benda memantulkan cahaya. Cahaya yang dipantulkan oleh benda tersebut dapat difokuskan melalui lensa dan membakar medium penangkap cahaya (film) atau dirakam melalui sensor digital. Sedemikian mendasarnya fungsi cahaya dalam fotografi, maka wajar bila seorang fotografer memiliki perhatian lebih terhadap cahaya karena dengan cahaya yang baik sebuah foto yang baik dihasilkan.


Contoh paling sederhana untuk mempelajari cahaya adalah dengan membagi cahaya berdasarkan arah datangnya, yaitu menjadi :
Cahaya dari atas
Cahaya dari depan
Cahaya dari samping
Cahaya dari belakang
Cahaya dari bawah


Dari arah datangnya, cahaya akan mempengaruhi hasil foto. Misalnya cahaya dari atas (seperti matahari pukul 12 siang) akan menimbulkan bayangan pada wajah terutama di bawah mata, hidung dan leher seseorang sehinggu kurang sedap dipandang. Cahaya dari samping akan menimbulkan efek tiga dimensi pada objek foto. Cahaya dari depan akan menyebabkan hasil foto terang. Cahaya dari belakang akan menyebabkan objek menjadi gelap. Cahaya dari bawah akan menimbulkan kesan horror pada wajah model, dan sebagainya


Dengan mengenal jenis jenis cahaya dan memperhatikan jatuhnya cahaya pada objek, maka seorang fotografer satu langkah lebih dekat untuk menghasilkan foto yang baik.

Monday, 24 September 2012

Mirror Lens


Technology - Technology

If you're on a budget and intend to shop around for a really long tele lens you may have noticed a quite strange rep of the species - mirror lenses. For photographic usage there're usually 500mm f/8 mirrors but there're also faster versions like 500mm f/5.6 and with extreme focal lengths like 1000mm f/11. Naturally mirror lenses are also widely used for astronomic purposes.
Mirror lenses are comparatively small - e.g. a 500mm f/8 mirror is about as "big" and light-weight as a mid-range standard zoom. The focal length is extremely interesting for wildlife photography and the price is usually hot - very hot. At around 200-400 Euro/$ this is certainly the very cheapest option in this range. So is it crap or really something worth to be considered ?

In order to impress you here's a shot with a Tokina 500mm f/8 mirror lens:


2m working distance


Looks pretty good, doesn't it ? But it tells only part of the story - the shot above was taken under optimal conditions. More on this later.

Let's have a look at the principal design of a mirror lens first. As the name implies these lenses are mainly based on mirrors rather than glass elements. Incoming light gets reflected by a main mirror (located at the back of the lens) towards a small secondary mirror (at the front) which then reflects the light back towards the film via a correction (glass) element. The lack of glass elements (apart from the correction element) is a significant design advantage compared to classic (refractive) lenses - chromatic aberrations (visible as color shadows) are virtually absent. Looking at the illustration below you may notice that the light path gets folded. This is the reason why these lenses offer such a long focal length while keeping a very small length. Dependent on the configuration the main mirror can be pretty large so while quite short most mirrors tend to be rather fat as well. 500/8 mirrors remain pretty compact but e.g. 500/5.6 or 1000/11 mirrors are about as large in diameter as the width of an SLR.


chema of a Schmidt-Cassegrain-type mirror lens

Unfortunately the design results also in some significant disadvantages like
  • no aperture so it's not possible to control the depth-of-field. 
  • the mirror reflections eat contrast
  • the overall sharpness is usually quite mediocre 
  • the secondary mirror produces an odd effect dounot-like effect on the out-of-focus high-lights. The following picture illustrates this problem.

working distance ~10m

Typically Mirror lenses are quite slow so you may live with the limitation of a fixed aperture. The contrast performance of a good mirror is roughly comparable to a typical xx-300 consumer zoom at the long end so that's not TOO bad (some mirrors are quite unacceptable in this respect though). However, the unsteady background blur is disturbing indeed and kills the lens for professional purposes. At first it may be interesting but sooner or later you recognize that it draws the viewers attention off the main subject.

As mentioned above there're some situations where you can avoid or at least reduce this donut effect. You've to have a quite even background, an isolated main object and a close focus distance. The picture at the top of this document is an example for this. It was taken at a ~2m distance and avoids any highlighted objects both in the fore- and background thus resulting in a perfect blur. The picture below looks still pretty good with a working distance of maybe 5m and a little steeper view towards the ground - you may already notice some minor hints of donuts here.


~5m working distance


Conclusion: Yes, mirror lenses produce pictures and under carefully chosen conditions they may even produce pretty good ones. However, these situations are rare. For example the shots above were taken in a local bird zoo where you can get very close to your subject - in real life you'll most likely end up with situations like in the eagle picture (the 2nd picture) and therefore with unsteady background blur. Most mirror lenses suffer from a rather mediocre optical performance. This may all be fine for personal purposes and for documentation but most likely you'll not be able to sell such pictures. Therefore a classic (refractive) lens like a 400/5.6 fix-focal or even a xx-500mm zoom is usually a better solution for a more serious approach. Nonetheless mirrors are quite cheap and fun to play with.




Sunday, 23 September 2012

Talent

Saja  nak kongsi talent-talent yang pernah aku shoot:

Anna Lee



Faeyza Patpoi



Fatin Ilyasmin



Nina Kamal



norafiqah



Yaya



Nur Yoonie

Lens Hood

Assalammualaikum dan salamt sejahtera. Entri kali ini nak kongsikan apa itu lens hood pada lensa DSLR dan apa kegunaan lens hood .

Lens hood adalah seperti tudung berbentuk bulat yang dipasang dihadapan lens. Lens hood terdapat beberapa bentuk dan jenisnya. Pertama lens hood berbentuk bulat dan lagi satu berbentuk bunga ( flower shape ).Kebanyakan lens hood menggunakan bahan plastik atau besi namun jika nakkan fleksibeliti dalam penggunaan lens hood ada jugak yang menggunakan bahan getah ia boleh di simpan dengan lebih mudah.



LENS HOOD BERBENTUK BULAT



LENS HOOD BERBENTUK BUNGA



LENS HOOD GETAH



LENSA YANG DIPASANGKAN LENS HOOD



FUNGSI LENS HOOD :

Fungsi lens hood adalah untuk melindung dari cahaya yang tidak berkenaan daripada masuk kedalam lensa. Ianya sama seperti kita memakai topi untuk melindung mata daripada silau cahaya matahari.



Jika tidak menggunakan lens hood gambar akan kelihatan pudar dan terdapat cahaya cilau ataupun di panggil Flaire.



HASIL GAMBAR TIDAK MENGGUNAKAN LENS HOOD. JELAS NAMPAK BOLA-BOLA CAHAYA YANG DIPANGGIL FLAIRE.
( Gambar disengajakan under expose kerana hendak menampakkan detail pada langit )



HASIL GAMBAR SETELAH MENGGUNAKAN LENS HOOD. FLAIRE DAPAT DIHINDARKAN.

Selain melindung daripada cahaya yang tidak berkenann, fungsi lens hood itu sendri adalah sebagai pelindung daripada kecelakaan. Jika lens hood dipasang pada lensa, apabila lensa terhantuk pada dinding atau terkena percikan air dan sebagaianya ia tidaklah merosakkan elemen kanta pada lensa daripada calar atau pecah, 

Setiap lens hood hanya boleh digunakan untuk lensa-lensa tertentu sahaja. Sebagai contoh lens hood berbentuk bunga,ia hanya boleh digunakan hanya untuk lensa zoom yang mempunyai jarak focal dari sudud luas ( wide angle ) hingga ke sudud jauh ( telephoto angle ). Ini kerana design bentuk lens hood bunga itu memain peranan terhadap jarak focal lensa tersebut. Lens hood berbentuk bunga mampu melindung cahaya yang tidak berkenaan dari wide angle mahupun telephoto angle seperti lensa 18-200mm

Untuk Lens hood berbentuk bulat hanya sesuai digunakan  pada lensa zoom telephoto seperti 70-200mm ataupun prime lens seperti 50mm. ini kerana element kanta sudah berada di kedudukan jauh daripada kamera dan bagi prine lens elemen kantanya statik dan tidak berubah .

Ada kengkadang orang betanya, lens hood ni pakai waktu siang je waktu malam macam mana. Saya cadangan setiap masa pakai lens hood jika hendak mengambil gambar.

Demekian, saya sarankan kepada sesiapa yang tidak ada lagi lens hood harap dapat membelinya. Jika hendak membeli pastikan ianya sama saiz diamter lensa anda. Jika tidak tahu diameter lensa anda, boleh lihat pada pentutp lensa anda ada tertulis 58mm atau sebagainya.



BAGAIMANA HENDAK AMBIL GAMBAR "PANNING"

Assalammualakim dan salam sejahtera kepada pembaca-pembaca sekalian. Entri kali ini nak kongsikan cara-cara nak shoot panning photography.

Panning adalah memotret dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan subjek yang ingin dibidik sehingga subjek  akan nampak fokus sementara background nampak kabur.  Berikut beberapa langkah praktik melakukan panning:



  • Jangan gunakan tripod ketika hendak mengambil gambar panning. Kamera sebolehnya boleh bergerak dengan lancar.
  • Set ke mode Shutter priority ( S / TV )
  • Shutter speed yang digunakan untuk shoot panning adalah diantara 1/30 hingga 1/8, jadi setkan kelajuan diantara nombor tersebut
  • Cari subjek yang beregerak dalam pergerakan melintang . Tips : Cari background yang berwarna -warni untuk nampak lebih menarik.
  • Bidik kamera pada subjek yang hendak di gambarkan sambil menekan punat shutter separuh untuk focus. Setkan AF drive anda ke Servo atau untuk nikon continous AF.
  • Usahakan tangan bergerak selembut mungkin, gerakan kejut yang mendadak bisa mengakibatkan hasil foto yang tidak menarik
  • Saat tangan kita sudah ‘seirama’ dengan gerakan objek, tekan punat shutter sepenuhnya untuk mengambil gambar .
Untuk mengambil gambar panning ni perlukan banyak latihan dan perlu mengambil lebih dari sekeping gambar sebab kebanyakan shot tidak menjadi ,dalam banyak-banyak satu ja yang menjadi, Jadi kena banyak usaha untuk mendapatkan shot yang kita nak.

SELAMAT MENCUBA :)

Saturday, 22 September 2012

Sesi Potret Fotografi bersama Yaya.

Assalammualaikum, salam sejahtera.

Entri kali ni nak kongsi beberapa gambar potret yang bernama Yaya. Aku memang tak pandai shoot potret tapi try je la ,praktik apa yang aku belajar. Yaya ni junior aku masa sekolah menengah dulu, Sabtu hari tu member aku habil nak buat potret shoot dengan yaya so aku join je la.

Potrait Of Yaya
Talent : Yaya
Location : Jeti area / Pdg Kota Lama.
Photog : Habil, Maman , Helmi


Yaya bersama Canon EOS 600D DSLR 












Friday, 21 September 2012

APA ITU RAW FORMAT

Assalammualaikum dan salam sejahtera. Entry kali ini nak membincangkan tentang APA ITU RAW format dalam teknik penggambaran fotografi.


Kepada yang masih baru dalam bidang fotografi dalam kata lain, orang panggil "newbie" ramai yang bertanya apa itu RAW format , apa kelebihannya,kekurangan dan yang mana satu nak guna JPEG atau RAW. macam orang kat atas tengah garu kepala dok memikirnya .hehehehe gurau ja.

Kebiasaannya bila kita tangkap gambar, kamera akan proses gambar yang kita ambik tadi mengikut setting yang ditetapkan di dalam kamera tersebut (white balance, contrast, color mode, etc) dan disimpan sebagai format JPEG. Tapi untuk format RAW, gambar yang kita ambil tidak akan diproses atau hanya diproses secara minima (unedited & uncompressed). Sebab itu dinamakan RAW image atau dalam Bahasa Melayu, imej mentah.

Kalau zaman dulu fotografi menggunakan filem 35mm format untuk merekodkan imej yang ditangkap, RAW pun sama mcam filem jugak cumanya dalam bentuk digital. Hal ini kerana , dengan penggunaan filem , kita perlu memprosesnya di bilik gelap ( dark Room ) menggunakan pelbagai bahan cecair kimia untuk menghasilkan imej yang tidak nampak ( Latern Image ) kepada imej yang nampak dalam bentuk negatif dan di prin untuk dijadikan imej nagatig itu ke bentuk imej positif di atas kertas gambar. Jadi format RAW pun sama jugak cuma ianya diproses secara digital menggunakan aplikasi editing komputer seperti Adobe Photoshop, Light Room dan sebagaianya. Raw file perlu di proses , di edit dahulu lalu untuk dijadikan hasil muktamat dan di tukarkan ( convert ) kepada imej positif iaitu JPEG Format.

Semestinya RAW mempunyai banyak kelebihan. Antaranya:
Kualiti imej yang lebih baik setelah di save ke JPEG, berbanding JPEG yang diproses oleh kamera.
Jika sesuatu gambar terlalu terang atau gelap, korang boleh ubah nilai exposuredan brightness sehingga gambar atau imej menjadi terang tanpa mengganggu kualiti gambar tersebut. Kalau JPEG, noise akan terhasil bila korang cuba nak naikkan brightness sama ada menggunakan tool level atau curve.
Boleh tukar white balance dalam komputer.

Sementara kelemahan RAW pulak:
Saiz fail yang besar iaitu 3 kali ganda dari saiz fail JPEG. Contohnya, kalau kamera korang 10mp, file JPEG yang terhasil biasanya bersaiz 3mb, jadi fail RAW akan bersaiz 9mb.
Masa yang agak lama untuk diproses, melainkan korang dah pro tahap gaban dan ultraman..hehe..

Secara peribadi, aku lebih suka shot dalam RAW terutama bila shot gambar landskap dan wedding. Kadang-kadang gambar silap exposure dan white balance. So dengan RAW, senang-senang je aku boleh repair tanpa mengganggu kualiti gambar tersebut. Tapi kalau setakat nak snap2 biasa je macam tengah lepak dengan kawan, pakai JPEG pun dah ok.

Wide Angle Shot

Assalammualaikum,

Kali saja nak share ngan korang gambar-gambar wide angle shot aku snap sana-sini. tak la wide mana pun pakai kitlens Tamron 17-50mm ja. tapi 17mm kt EOS 1000D pun dah cukup luas , apatah lagi kalau pakai Ultra Wide Angle lens macam Sigma 10-20 kaTokina 11-16 memang meleleh air mata bila melihatnya...

Malas nak tulis panjang-panjang korang tengok la shot-shot tu kat bawah ye.

     THANKS KORANG SEMUA SUDI MEMBACA BLOG AKU YANG TAK SEBERAPA  :)


















Thursday, 20 September 2012

Idaman ...

Assalammualaikum,
   Pagi-pagi buta pukul 5 pagi tak tau nak buat apa, on facebook pun x da  apa-apa yang menarik jadi terfikir nak tulis blog la. Tajuk harini adalah IDAMAN....

Sejak dia mula muncul, pertama kali aku melihat matahati aku memang terpikat terus. Cinta pandang pertama la katakan. dengan bentuknya yang sedap mata memandang, slim,cute memang sapa-sapa pun akan tertarik.

Korang tau la kan kalau benda mahal ni mesti payah nak dapat. Jual mahal la katakan. Tapi sapa-sapa yang berada,poket lebat boleh la dapat. Aku ni yang papa kedana mana mungkin memilikinya. Tapi aku x putus asa,aku akan cuba berusaha untuk mendapatkannya. Korang dok baca mesti tertanya-tanya apa penda tu yang aku idamkan. Korang dok fikir awek cun la ni hehehehe .

FUJIFILM X100

Benda cute ni la idaman aku...hehehehe

Bagi seorang juru foto jalanan seperti aku memang akan tertarik dengan kamera ni. Bentuknya yang eligen, kompak, dan retro memang kegilaan kebanyakan juru foto jalanan. Design X100 ni hampir sama dengan legendry Leica Rangefinder camera cuma X100 tak boleh tukar lens macam Leica RF camera. Lagipun harga fuji X100 20 kali ganda murah dari Leica RF. Leica kamera pun paling murah RM 3 ribu untuk leica M6 film RF. Kalau Leica M9 body saja  harganya RM 20 ribu x masuk lens lagi. Jadi untuk tidak kempunan nak dapatkan leica memang aku x mampu, X100 pun dah memadai. Fuji X 100 baru dalam RM 2899 jauh beza harga dengan leica. ni aku tunjuk kat korang  Leica M9 RF camera made in Germany.


LEICA M9 RANGEFINDER CAMERA

Mudah-mudahan aku dapat jugak apa yang aku idamkan. :)

Quotes about Photography

Photograph: a picture painted by the sun without instruction in art.
- Ambrose Bierce

It's weird that photographers spend years or even a whole lifetime, trying to capture moments that added together, don't even amount to a couple of hours.
- James Lalropui Keivom

Buying a Nikon doesn't make you a photographer. It makes you a Nikon owner.
- Ad-Noch

Most things in life are moments of pleasure and a lifetime of embarrassment; photography is a moment of embarrassment and a lifetime of pleasure.
- Tony Benn

I just think it's important to be direct and honest with people about why you're photographing them and what you're doing. After all, you are taking some of their soul.
- Mary Ellen Mark

Photography records the gamut of feelings written on the human face, the beauty of the earth and skies that man has inherited, and the wealth and confusion man has created. It is a major force in explaining man to man.
- Edward Steichen

A photograph is usually looked at - seldom looked into.
- Ansel Adams

The world just does not fit conveniently into the format of a 35mm camera. - W. Eugene Smith

I think a photography class should be a requirement in all educational programs because it makes you see the world rather than just look at it.
- JES

A good snapshot stops a moment from running away. - Eudora Welty

I think the best pictures are often on the edges of any situation, I don't find photographing the situation nearly as interesting as photographing the edges.
- William Albert Allard

Photography takes an instant out of time, altering life by holding it still.
- Dorothea Lange

Photography is a major force in explaining man to man.
- Edward Steichen

There are no rules for good photographs, there are only good photographs.
- Ansel Adams

There is nothing worse than a sharp image of a fuzzy concept.
- Ansel Adams

To me, photography is the simultaneous recognition, in a fraction of a second, of the significance of an event.
- Henri Cartier-Bresson

My portraits are more about me than they are about the people I photograph.
- Richard Avedon

I hate cameras. They are so much more sure than I am about everything.
- John Steinbeck

The departure of our boys to foreign parts with the ever-present possibility that they might never return, taught the real value of photography to every father and mother. To many a mother the photograph of her boy in his country's uniform was the one never-failing consolation.
- Louis Fabian Bachrach

The goal is not to change your subjects, but for the subject to change the photographer.
- Ade

All photographs are there to remind us of what we forget. In this - as in other ways - they are the opposite of paintings. Paintings record what the painter remembers. Because each one of us forgets different things, a photo more than a painting may change its meaning according to who is looking at it.
- John Berger

TAMRON 70-200 f2.8 VC



SP 70-200mm F/2.8 Di VC USD with ultrasonic focus
The most compact full-size, high-speed telephoto zoom lens, delivering leading-edge image quality and featuring Tamron’s proprietary VC (Vibration Compensation) and USD (Ultrasonic Silent Drive)[3]

September 13, 2012, 4PM JST, Saitama, Japan – Tamron Co., Ltd. (President and CEO: Morio Ono / Headquarters: Saitama City), a leading manufacturer of optical equipment, announced the development of a full-size, high-speed telephoto zoom lens equipped with VC (Vibration Compensation)2 image stabilization, and USD (Ultrasonic Silent Drive) that achieves leading-edge image quality while boasting the most compact design in its class. The SP 70-200mm F/2.8 Di VC USD will be available in Canon, Nikon and Sony mounts. The lens is expected to ship by the end of 2012. Pricing information will be announced at a later date.



Product Features
One special XLD (Extra Low Dispersion) glass in concert with four LD (Low Dispersion) elements minimize chromatic aberrations. This combined with a new optical design that delivers high contrast and high resolution throughout the zoom range achieves leading-edge image quality.
Tamron’s advanced multi-layer coating technology dramatically improves lens performance by reducing flare and ghosting for crisper, clearer images.
The rounded diaphragm affords the photographer spectacular blur effects, delivering the kind of rich expression only achievable with a high-speed telephoto zoom lens.
The most compact full-size, high-speed telephoto zoom lens with VC (Vibration Compensation) image stabilization and USD (Ultrasonic Silent Drive) in its class delivers superior mobility, enabling photographers to capture the previously unattainable.
Features USD (Ultrasonic Silent Drive) to power a speedy AF drive together with a continuous manual focus mechanism.
The VC (Vibration Compensation) image stabilization mechanism reduces camera shake to deliver sharp images.
Moisture-resistant construction helps prevent moisture from penetrating the lens.



Youtube Video Review about Tamron 70-200 f2.8 vc


Nikon D600 Specification



Nikon D600 specifications

Price
MSRPBody: $2099/ £1955.99 ; With 24-85mm F3.5-5.6: $2699/£2443.99
Body type
Body typeMid-size SLR
Body materialMagnesium alloy top and rear, polycarbonate front-plate
Sensor
Max resolution6016 x 4016
Other resolutions4512 x 3008, 3936 x 2624, 3008 x 2008, 3008 x 1688, 2944 x 1968
Image ratio w:h3:2
Effective pixels24.3 megapixels
Sensor photo detectors24.7 megapixels
Sensor sizeFull frame (35.9 x 24 mm)
Sensor typeCMOS
ProcessorExpeed 3
Color spacesRGB, Adobe RGB
Color filter arrayPrimary Color Filter
Image
ISO100 - 6400 in 1, 1/2 or 1/3 EV steps (50 - 25600 with boost)
White balance presets12
Custom white balanceYes (4)
Image stabilizationNo
Uncompressed formatRAW
JPEG quality levelsFine, Normal, Basic
File format
  • NEF (RAW): 12 or 14 bit, lossless compressed, compressed or uncompressed
  • TIFF (RGB)
  • JPEG
Optics & Focus
Autofocus
  • Contrast Detect (sensor)
  • Phase Detect
  • Multi-area
  • Center
  • Selective single-point
  • Tracking
  • Single
  • Continuous
  • Face Detection
  • Live View
Digital zoomNo
Manual focusYes
Number of focus points39
Lens mountNikon F mount
Focal length multiplier1×
Screen / viewfinder
Articulated LCDFixed
Screen size3.2"
Screen dots921,000
Touch screenNo
Screen typeTFT LCD monitor
Live viewYes
Viewfinder typeOptical (pentaprism)
Viewfinder coverage100 %
Viewfinder magnification0.7×
Photography features
Minimum shutter speed30 sec
Maximum shutter speed1/4000 sec
Exposure modes
  • Program (P)
  • Shutter-priority (S)
  • Aperture priority (A)
  • Manual (M)
Built-in flashYes (Pop-up)
Flash range12 m (at ISO 100)
External flashYes (Hot-shoe, Wireless)
Flash modesAuto, On, Off, Red-eye, Slow sync, Rear curtain
Flash X sync speed1/200 sec
Drive modes
  • Single-frame [S] mode
  • Continuous low-speed [CL]
  • Continuous high-speed [CH]
  • Mirror-up [Mup]
  • Quiet Shutter Release
  • Self-timer
Continuous driveYes (5.5, 1-5 fps)
Self-timerYes
Metering modes
  • Multi
  • Center-weighted
  • Average
  • Spot
Exposure compensation±5 EV (at 1/3 EV, 1/2 EV steps)
AE Bracketing(2, 3 frames at 1/3 EV, 1/2 EV, 2/3 EV, 1 EV steps)
WB BracketingYes (2 or 3 frames in steps of 1, 2 or 3 mired)
Videography features
Format
  • MPEG-4
  • H.264
MicrophoneMono
SpeakerMono
Resolutions1920 x 1080 (30, 25, 24 fps), 1280 x 720 (60, 50, 30, 25 fps)
Storage
Storage typesSD/SDHC/SDXC x 2 slots
Connectivity
USBUSB 2.0 (480 Mbit/sec)
HDMIYes (Mini Type C)
WirelessOptional
Remote controlYes (Optional, wired or wireless )
Physical
Environmentally sealedYes (Water and dust resistant)
BatteryBattery Pack
Battery descriptionLithium-Ion EN-EL15 rechargeable battery & charger
Battery Life (CIPA)900
Weight (inc. batteries)760 g (1.68 lb / 26.81 oz)
Dimensions141 x 113 x 82 mm (5.55 x 4.45 x 3.23")
Other features
Orientation sensorYes
Timelapse recordingYes
GPSOptional
GPS notesGP-1

CANON EOS 6D Entry Level Fullframe Specification


6D Key features
























Wednesday, 19 September 2012

ASAS FOTOGRAFI


SHUTTER,APERTURE & ISO

Baiklah, kali ni kita akan tengok 3 perkara paling asas dalam fotografi iaitu shutter speed, aperture dan ISO. Korang kena kuasai ketiga-tiga konsep ni. Kalau tak akan terjadilah gambar blur, tak sharp, terlalu terang/terlalu gelap dsb. Shutter speed, aperture dan ISO mempengaruhi exposure. Gelap atau terang sesuatu gambar bergantung kepada exposure.

Shutter Speed
  • Shutter speed adalah jangka masa shutter terbuka. Semakin lama shutter terbuka, semakin banyak cahaya masuk dan sebaliknya.
  • Dikira dalam unit saat bermula dari BULB (shutter terbuka selagi menekan shutter) 30 saat hingga 1/8000 saat.
  • Untuk mengelakkan gambar blur, gunakan shutter tidak kurang dari 1/60. Kalau korang guna di bawah 1/60, cth 1/50, gunakan tripod.


Aperture
  • Aperture merupakan bukaan iris pada lens.
  • Dikira dalam unit F, bermula pada F1.4 – F32 – bergantung pada lens, ada lens mempunyai aperture bermula dari F1.4 dan ada yang bermula dari F3.5
  • Semakin besar nilai aperture (cth: F22), semakin kecil bukaan lens dan semakin sedikit cahaya yang masuk dan sebaliknya, semakin kecil nilai aperture, semakin besar bukaan dan semakin banyak cahaya masuk.


ISO
  • ISO pulak kesensitifan sensor terhadap cahaya. Kalau dulu orang pakai filem dan setiap filem tu ada gred atau nombor seperti 100, 200, dan 400 bergantung kepada tempat yang kita nak shot. Kalau korang nak shot kat tempat yang cerah, biasanya filem 100 atau 200 dan sebaliknya, kalau korang nak shot dalam keadaan yang kurang cahaya seperti waktu malam, korang kena pakai filem 400 dan keatas.
  • Pada zaman sekarang, filem dah digantikan dengan sensor. So sensor tu kita boleh adjust ISO nya, tak macam dulu, korang kena beli filem yang berasingan.
  • Semakin tinggi ISO, semakin sensitif sensor/filem terhadap cahaya, so korang boleh ambik gambar di tempat yang gelap tanpa menggelapkan gambar tersebut dan begitulah sebaliknya.
  • Tapi kena ingat, semakin tinggi ISO, ‘noise’ juga akan semakin kelihatan.

APA ITU CROP FACTOR


ebanyakan sensor kamera digital lebih kecil dari kamera filem biasa (ala…yg dulu-dulu tu, sebelum kamera digital banyak kat kedai). Kawasan tangkapan (area captured) setiap gambar dari kamera digital adalah lebih kecil daripada kamera filem.
Inilah sebabnya mengapa ia disebut crop factor. Sensor yang lebih kecil akan ‘memotong’ kawasan tangkapan gambar berbanding dengan kawasan tangkapan gambar dari filem 35mm. Nak faham lebih lanjut cuba lihat imej di bawah,

Kalau tengok gambar di atas, anggap gambar penuh tersebut adalah bersaiz 35mm pada standardnye..
Garisan PUTIH adalah sensor penuh (full frame) atau 1.0x crop factor
Garisan HIJAU untuk 1.3x crop factor
Garisan MERAH untuk 1.5x crop factor
Garisan BIRU untuk 1.6x crop factor

Kebiasaannya crop factor untuk kamera digital adalah bergantung kepada pengeluar. Contohnya:
Nikon banyak menggunakan 1.5x crop factor manakala;
Canon pula banyak mengeluarkan model dengan 1.6x crop factor.
Olympus pula menggunakan Four-Third lensa yakni dengan 2.0x crop factor.
Inilah juga menjadi sebab kamera digital memiliki viewfinder yang lebih kecil dari kamera filem 35mm. Walaupun nampak tak ketara tapi sebenarnye ade beza.



Masih pening? Ok..ok.. macam ni.. dalam entri yg sebelum ni saya ada ajar bukan cara-cara nak baca tulisan pada badan lensa? Jadi saya anggap anda semua dah faham apa makna bila saya katakan lensa tersebut dengan 50mm atau 18-55mm bukan?

Pertama sekali anggap saya gunakan 2 kamera yang berbeza yakni kamera Nikon dengan 1.5x crop factor dan satu lagi, kamera Canon dengan 1.6x crop factor.

Contoh paling mudah ialah katakan anda mengambil gambar dengan jarak fokal lensa 18mm pada kamera NIKON. Keluasan hasil gambar yang akan anda lihat adalah lebih besar berbanding gambar yang anda dengan jarak fokal lensa 18mm dengan kamera CANON. Mengapa? kerana crop factor kamera Canon lebihh besar nilainya.. Mudah bukan? 

BAGAIMANA NAK TAHU CROP FACTOR BAGI SESEBUAH BODI KAMERA?
Ada beberapa cara mudah untuk anda kenal pasti crop factor bagi sesebuah bodi kamera:
Biasanya ada pada spesifikasi kamera dalam mana-mana promosi kamera tersebut. Kalau tiada, tanya pada jurujual kamera tersebut. Langkah paling selamat dan meyakinkan adalah tanya kepada abang Mr. Google kite   
BOLEH BAGI CONTOH KAMERA DENGAN CROP FACTOR DAN FULL FRAME?
Bagi penggemar Canon:


Sumber: The Digital Picture 

Bagi Penggemar Nikon:
Nikon D7000 1.5x
Nikon D3100 1.5x
Nikon D300s 1.5x
Nikon D3000 1.5x
Nikon D5000 1.5x
Nikon D90 1.5x
Nikon D60 1.5x
Nikon D200 1.5x
Nikon D80 1.5x
Nikon D70 dan D70s 1.5x
Nikon D50 1.5x
Nikon D40 dan D40x 1.5x
Nikon D2Xs, D2X, D2H dan D2Hs 1.5x
Nikon D100 1.5x
Nikon D1X, D1H 1.5x
Nikon D1 1.5x
Nikon D3 dan D3s 1.0x

Sumber: Kenrockwell

Dan Secara amnya:
1.3x – Canon EOS 1D/1D MkIIN
1.5x – Nikon D40/D50/D70/D70s/D80/D200/D2XD2Hs,Minolta 7D/Fuji S3 Pro
1.5x – Pentax *istDS/K100D/K110D/K10D
1.6x – Canon EOS 300D/400D/20D/30D
2.0x – Olympus E-400/E-500/E-300/E-1